Menghargai Alam

Saya tipe orang yang percaya dengan istilah “apa yang kau tanam, itulah yang kau panen” dan istilah “Hargailah ketika ingin engkau dihargai”.

Masalahnya objek yg dihargai bukan manusia, tetapi alam.

Sy memiliki pikiran dan beberapa pengalaman, ketika engkau menghargai alam, maka alam akan berbalik mendukungmu.

Alam bergerak dengan segala kemampuannya, seperti angin, hujan, daun, pohon, matahari, tanah, dan lain-lain.

Ketika kita didukung, sy merasakan sendiri (entah berkah Tuhan atau gimana) semua sesuai dgn kebutuhan saya dan mereka melindungi saya.

Ketika sedang berjalan menuju halte busway, sudah mulai gerimis, sy batin dlm hati ‘tunggu dulu sampai saya tiba di halte’. Alhamdulillah, ketika sampai di halte, barulah hujan, ketika turun di halte berikutnya, entah bagaimana hujan sudah berhenti. Sama sekali tidak membuat basah kuyup.

Hal ini tdk terjadi sekali, tp beberapa kali (yang aneh menurut saya).

Ada lagi cerita ketika saya sedang berdiri di suatu kegiatan dgn panas terik, sy meminta ‘tolong tutup dgn awan’ eeeeeeh… Tiba-tiba ada awan besar menutup matahari. Jadilah teduh sementara, walaupun sementara, tp cukup lama hingga akhirnya sy mengembalikan energi ketahanan diri utk terus berdiri.

Ada lg saat saya terjebak di tengah hutan raya, sdh menjelang maghrib, balik ke jalur datang jg sdh jauh dan keburu gelap, tidak bawa senter, tidak ada sinyal, namun, sy mendengar bisikan dan memiliki keyakinan menuruti bisikan tsb untuk naik ke bukit atas, trus saya daki hingga akhirnya ternyata sampai di perkampungan warga. Dari sini saya berucap syukur Alhamdulillah msh dilindungi.

Ada cerita kakek saya yg menanam pohon di suatu lahan yg kering, tdk pernah ada yg bisa menanam pohon sblmnya di lahan tsb, namun pohon yg ditanam kakek saya tersebut tumbuh lebat dan berbuah ranum.

Kadang terpikir, tipis bedanya apakah ini hasil menghargai alam atau memang berkah Tuhan. Tetapi dgn 2 istilah di atas yg saya pegang itu, apapun bisa terjadi, dan terkadang orang bilang dengan ‘mestakung’ alias Semesta Mendukung.

Ini hanya beberapa pengalaman sendiri saja, bagaimana pengalaman anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Paling laris

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 130 other followers