3 alasan kenapa pihak kementerian suka gak pakai email resmi (versi saya)

4

August 15, 2014 by @KKusumawardani

Sepanjang 4 tahun ini kerja di UKP4, sering sekali minta alamat email ke berbagai pejabat dan staf-stafnya untuk kirim undangan, kirim pemberitahuan, kirim materi rapat, diskusi, dan lain-lain yang membutuhkan kirim-kiriman email. Dapetnya apa? Kalo gak gmail ya yahoo.

Jaraaaaang banget yang nyebutin XXX@YYY.go.id. Paling sering nemu pihak kementerian pakai email resmi kalau gak pas karena bagian pusat data informasi atau pns muda yang melek penggunaan email resmi. Lainnya XXX@gmail atau YYY@yahoo. -__-

3 alasan berikut adalah hasil pengalaman selama 4 tahun dan mengurusi Open Government di pusat serta daerah, yaitu:

1. Karena bikin emailnya sendiri perlu birokrasi, untuk kebutuhan mendesak lebih mudah bikin gmail/ymail (OMG)

2. Email suka down, tidak reliable

3. Giliran email dibuat reliable, baik bos nya atau orang-orangnya yang gak bisa (atau gak mau?)

Masalah nomor 3 itu, biasanya kan pakai Zim*ra atau aplikasi yang perlu otorisasi dahulu (jelas buat keamanan), pernah tuh beberapa Gubernur/bupati saya tanya kenapa, jawabannya karena harus log in-log in dulu itu ribet. Skrg aja ada PNS mail, ya pasti perlu log-in dulu.

Saya sampai bilang, kalau gitu gadget nya diatur dulu Pak biar gak perlu log-log in lagi. Nah, stafnya itu gak berani usul izin ngutak-ngatik, jadinya mesti nunggu inisiatif permintaan dari bosnya dulu. Itupun kalau sadar lembaganya punya email resmi.

Saya lebih pilih pakai email kirim undangan ke berbagai kementerian/lembaga karena hemat kertas, lampiran gak ketinggalan (karena di kementerian sering disposisi surat, lampirannya gak ngikut), jelas kapan kirim kapan terima siapa yang terima di tempat tujuannya (terdata).Kirim materi rapat, jadi tahu siapa yang terima dan bertanggungjawab (terdata dan bisa ditelusuri). Jaga-jaga kan sama UU ITE :p Di UKP4 jg diharuskan pakai email resmi dan membiasakan K/L terima info dari kita lewat email.

Caranya ngubah ini gimana?

Cuma 1 solusi, mulai dari bos nya. Mulai dari Menterinya, Gubernurnya, Bupatinya, Kepala nya. Caranya mungkin bisa seperti yang sering dilakukan di swasta, mulai dengan pernyataan “Gak mau terima undangan/surat/disposisi/informasi kalau gak dari email“.

Yuk!

 

Advertisements

4 thoughts on “3 alasan kenapa pihak kementerian suka gak pakai email resmi (versi saya)

  1. Istanamurah says:

    apa karena pemerintahan gaptek kali ya gan?? jadi gak pake email resmi gt. 😀

  2. it’s quite shocking to know that a government email still face many downtown or not reliable. memang email gak dianggap sebagai priority kah di government?

    *just curious soalnya saya orang IT hehehe

    btw, salam kenal ya Karin 🙂

    I just suddenly stumbled on your blog pas lagi blogwalking

    • @KKusumawardani says:

      Halo salam kenal Alfira. Maaf baru bales karena baru mulai aktif lagi nulis di blog heheh.. Kebijakan atau peraturannya yang ada sekarang jadi tidak membuat kita wajib menggunakan email.. Kalau masalah not reliable, itu memang tergantung Menterinya atau Pusat Data dan Informasinya yang manteb banget dan berdedikasi ngurus IT, email atau servernya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Karina Kusumawardani

Enjoy my writings!

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,198 other followers

%d bloggers like this: